BLOG PAGE ONE GOOGLE

SEHAT ITU PENTING | Periksa Kesehatan, Langkah Pertama Sebelum Ikut Lomba Lari

Baca Juga

Periksa Kesehatan, Langkah Pertama Sebelum Ikut Lomba LariMeninggalnya penerima lari Bromo Tengger Semeru (BTS) Ultra 100, Andi Nursaidul, menjadi pelajaran pentingnya cek kesehatan sebelum ikut lomba lari. Foto: Muhammad Aminudin/detikcom

SEHAT ITU PENTING Jakarta, Meninggalnya penerima lari Bromo Tengger Semeru (BTS) Ultra 100, Andi Nursaidul, menjadi pelajaran penting. Cek kesehatan menjadi langkah pertama sebelum ikut lomba lari.

Setelah sepakbola, dunia olahraga kini dikejutkan dengan meninggalnya salah satu penerima lari Bromo Tengger Semeru (BTS) Ultra 100.

Andi Nursaidul, 48 tahun, warga Depok, pehobi naik gunung. Sabtu (4/11/2017) pagi, ia ditemukan rekannya sudah dalam keadaan meninggal di tempat Ranupane, yang merupakan rute BTS Ultra 70 Km yang diikutinya. Pemeriksaan dokter mengatakan kalau Andi mengalami serangan jantung.

Baca juga: SOP Penanganan Cedera, Pelajaran dari Meninggalnya Choirul Huda

Insiden ini bahwasanya bukan lah yang pertama. Di event-event lari, tak jarang beberapa penerima yang pingsan bahkan meninggal alasannya alasan tertentu, termasuk kesehatan jantungnya.

Padahal antusiasme masyarakat terhadap olahraga lari ini cukup tinggi, selain murah juga mudah. Tapi alasannya dua alasan itu banyak penerima yang meremehkan segala persiapannya, termasuk soal cek kesehatan.

Dokter olahraga Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Ermita I. Ibrahim Ilyas mengamini soal tingginya antusias masyarakat terhadap olahraga lari. Namun, ia juga mengingatkan ada beberapa hal yang harus diperhatikan penerima sebelum mengikuti lomba. Selain persiapan, memeriksa kesehatan menjadi paling krusial.

"Apalagi kalau seseorang itu sudah berusia. Untuk kasus Andi yang sudah berusia 48 tahun memang cukup riskan. Kadang-kadang belum tertangkap tangan ada penyakit jantung padahal ada, lalu ikut lari," kata Ermita kepada detikHealth.

Baca juga: Cegah Ginjal Sakit, Ini Persiapan yang Harus Dilakukan Sebelum Ikut Maraton

"Sekarang ini kan semakin muda ya alasannya semakin banyak faktor-faktor. Bisa dari makanan, kemudian apakah sering mencoba lari dengan jarak jauh, kemampuan berlari, persiapannya, lingkungan, jadi banyak faktor yang berperan sehingga bisa menghipnotis kondisi orang ketika berlari," ujar ia kemudian.

"Jadi yang terpenting yakni pemeriksaan kesehatan dulu. Itu yang paling utama. Jika pria itu di usia 35 tahun ke atas harus periksa. Sementara perempuan bisa 45 tahun. Apalagi kalau event larinya ibarat pelari ultra. itu berat sehingga kita sendiri harus tahu kondisi kesehatan."

Dengan mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri, kata Ermita, akan lebih mudah seseorang untuk mengetahui kemampuannya ketika berlari. "Artinya, kalau merasa sudah tidak enak badan, lelah, keringat dingin, jantung berdegup kencang, itu harus berhenti. Makara harus mengetahui benar-benar ibarat apa kita harus berhenti. Duduk, diam, hingga perasaannya tenang. Kemudian lapor untuk cek kesehatan," ujar Ermita yang juga berprakter di RSCM Kencana, Jakarta ini.

Selain cek kesehatan, pelari juga harus melaksanakan sejumlah persiapan selama kurang lebih 6 bulan hingga satu tahun.

"Ada yang latihan enam bulan atau setahun tapi itu tergantung dari tingkat kesehatan dan kebugaran seseorang. Jika ia ingin hanya finish saja ya tidak perlu ibarat atlet latihan bertahun-tahun. Karena kalau atlet kan memang mencari kecepatan," katanya.

"Bagi pemula memang harus pelan-pelan dimulai dengan lari jarak pendek dulu, 5 kilometer. Jika memang ingin mencoba yang berat mesti benar-benar latihannya dan tahu kemampuannya," ia menyarankan.

"Begitu soal contoh makannya. Biasanya kalau berlari jarak jauh itu cadangan makanan untuk pembentuk energi semakin berkurang ya.

"Nah, cadangan makanan untuk exercise itu yakni karbohidrat. Makara yang harus dipersiapkan betul yakni karbohidratnya dengan memperbanyak asupan makanan ibarat nasi, kentang, roti, karbohidrat yang kompleks ya. Bukan ibarat syrup atau gula," Ermita menunjukkan tips.

Baca juga: Meler, Gatal dan Kebelet BAB, Hal-hal Aneh namun Wajar Terjadi Saat Lari


Sumber detik.com

0 Response to "SEHAT ITU PENTING | Periksa Kesehatan, Langkah Pertama Sebelum Ikut Lomba Lari"

Post a Comment