BLOG PAGE ONE GOOGLE

SEHAT ITU PENTING | Berbagai Upaya Sembuh dari Kusta, Abon Monyet hingga Salep Ular Kobra

Baca Juga

Berbagai Upaya Sembuh dari Kusta, Abon Monyet sampai Salep Ular KobraBeragam alternatif sering digunakan untuk sembuhkan kusta. Foto: Thinkstock

SEHAT ITU PENTING Jakarta, Tampak ibarat kutukan, kusta tak membuat warga Jatibening ini mengalah pada keadaan. Berkat santunan medis yang tepat, kusta mampu sembuh dalam waktu singkat.

Dia ialah Ghofur, warga Jalan Cemerlang RT06/02 Jatibening Baru, Pondok Gede, Bekasi yang disebut-sebut sebagai tempat Kampung Kusta.

Menemui gejala kusta delapan tahun lalu, sang istri yang biasa disapa Mpok Rohila juga mulai perhatian pada kondisi yang awalnya nampak ibarat penyakit kulit tersebut.

"Awalnya sih kayak kurap gitu di mukanya. Sempat berobat rutin di puskesmas. Terus setelah kulitnya menghitam, banyak yang nyaranin macem-macem supaya cepet ilang," tuturnya, ketika ditemui detikHealth di kediamannya.

Ia menuturkan sempat mengikuti saran orang lain biar Ghofur mengonsumsi daging ular kobra. Sang anak pun membantu mencarikan daging yang dipercaya mampu menjadi obat kulit, sekalipun harganya mahal.

"Akhirnya nyoba tuh, sate, abon, sampe salep uler kobra. Enggak sembuh juga. Terus ada lagi yang ngajarin makan abon monyet. Kita beli deh kera hidup. Anak aku yang nyariin. Terus dibikin abon, dimakan bareng nasi. Bukannya tambah sembuh, malah jadi kayak cacar gitu," kisahnya.

Dalam situasi ibarat itu, Mpok Rohila bertemu seorang sahabat yang juga memiliki keluarga dengan kusta dan sembuh. Ia pun disarankan untuk berobat ke Rumah Sakit Khusus Kusta Sitanala di Tangerang.

"Setelah dateng sendiri ke rumah sakitnya, aku ajaklah suami saya. 'Diajak ke mana nih?', 'Berobat nyok, ke rumah sakit sana'. Alhamdulillah, sekali berobat eksklusif sembuh," tutur nenek dari sembilan cucu tersebut.

Baca juga: Asal Telaten Berobat, Pasien Kusta Bisa Sembuh Total Kok

Suami yang kini berusia 65 tahun tersebut berhasil meraih kesembuhan total setelah rutin menjalani pengobatan selama enam bulan. Setiap hari, Pak Ghofur mengonsumsi obat oral tiga kali sehari.

"Jadi awalnya itu kayak kurap. Di sini nih, di bawah mata, terus sekeliling wajah. Lama kelamaan kok memerah, terus berair kayak cacar air pecah gitu. Dari muka ke leher, tangan, semuanya. Setelah diobati sempat menghitam, tapi eksklusif hilang gitu aja," imbuhnya.

Menurutnya, tidak semua pasien kusta mampu eksklusif berobat ke rumah sakit. Selain alasannya ialah biaya yang dikeluarkan lebih mahal, kemudahan kesehatan lini pertama ibarat puskesmas kini mampu melayani pengobatan kusta.

Penyakit kusta atau lepra merupakan benjol oleh basil Mycobacterium leprae yang menyerang saraf tepi dan sering ditandai bercak pada kulit. Jika tidak segera dideteksi dan ditangani, kusta mampu menjadikan ketaknormalan sampai kematian.

Baca juga: Kusta Tidak Menular Jika Sudah Sembuh


Sumber detik.com

0 Response to "SEHAT ITU PENTING | Berbagai Upaya Sembuh dari Kusta, Abon Monyet hingga Salep Ular Kobra"

Post a Comment