BLOG PAGE ONE GOOGLE

BLOG PAGE ONE GOOGLE | Daun Dewa Herbal Bekhasiat Warisan Leluhur

Baca Juga

Daun Dewa Herbal  Bekhasiat Warisan Leluhur - Tumbuhan obat Daun Dewa ( Gynura segetum ( Lour.) Merr ) merupakan jenis tumbuhan yang telah lama di gunakan nenek moyang kita dalam mengobati aneka macam kondisi penyakit, daun yang kuasa biasa di temukan dan di tanam di halaman pekarangan sebagai tanaman obat ( TOGA ). Tanaman ini juga dapat di temukan sebagai tanaman liar di beberapa daerah hutan di Indonesia.



Daun yang kuasa bersifat manis, dingin, tawar dan sedikit toksik. Umumnya memiliki khasiats ebagai pereda demam ( antipiretika ), anti radang ( anti inflamasi ), penghilang rasa sakit ( analgetika ), pembersih darah, dan membuyarkan bekuan darah.

Kandungan & Bagian Yang di Gunakan

Kandungan daun yang kuasa terdiri dari beberapa senyawa aktif ibarat alkaloid, flavonoida, saponin, minyak asiri dan tannin. Sedangkan bab yang umum di gunakan sebagai materi obat yaitu herba atau semua bab tanaman, baik yang masih segar maupun yang sudah di keringkan.

Indikasi/Khasiat/Manfaat :

Bagian daun dari tumbuhan obat ini dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi :
  • TB Paru, bronchitis, batuk rejan ( pertussis )
  • Bengkak akhir benturan ( memar ).
  • Radang mata, sakit gigi.
  • Batu ginjal
  • Perdarahan kandungan
  • Rematik sendi
  • Radang tenggorok
  • Payudara bengkak
  • Darah tinggi ( hipertensi )
  • Kencing manis ( diabetes )
  • Ganglion, kista dan tumor
  • Tidak datang haid
  • Digigit binatang berbisa.
Sedangkan, umbi memiliki kegunaan untuk mengatasi :
  • Bengkak alasannya yaitu memar
  • Patah tulang ( fraktur )
  • Perdarahan setelah melahirkan
  • Benjolan alasannya yaitu gumpalan darah ( hematoma ).

Cara Penggunaan :

Gunakan herba segar sebanyak 10 – 15 gram di rebus, atau di rendam ddalam arak kuning, minum. Bisa juga daun segar diguanakns ebagai lalapan. Umbi segar lebih kurang 6 – 9 gram, allau di minum. Untuk pemakaian luar, herba atau umbi segar di giling halus lalu di tempelkan ke bab yang sakit, seperi pada pembengkakan payudara, memar, wasir, gigitan hewan berbisa, luka bakar, tersiram air panas, bisul, luka berdarah, abses, borok di kaki, centengan dan kutil.

Contoh Pemakaian :

  • Luka Bakar, Luka Teriris – gunakan umbi daun yang kuasa segar yang sebelumnya telah di basuh bersih lalu di pipis. Tambahkan sedikit gula merah sehingga menjadi adonan layaknya salep. Ramuan tersebut selanjutnya di balurkan pada bab badan yang sakit, lalu di balut.
  • Bengkak Terpukul, Masuk Angin – Herba daun yang kuasa sebanyak 6-9 gram di iris tipis-tipis. Tambahkan arak kuning ( wong ciu ) secukupnya, lalu di tim. Di minum selagi hangat.
  • Bisul Koreng – Gunakan herba daun yang kuasa dan sosor bebek, keduanya harus yang segar dengan jumlah yang sama banyak, setelah di cuci, selanjutnya di pipis. Ramuan ini di tempelkan pada bisul atau koreng, kemudian di balut.
  • Luka Terpukul, Tidak datang Haid – Ambil herba daun yang kuasa sebanyak 15 – 30 gram di rebus atau ditumbuk halus, ambil perasannya. Tambahkan arak yang sudah di panaskan secukupnya, lalu di minum.
  • Perdarahan pada perempuan, batuk dan muntah darah, payudara bengkak – gunakan sebatang tumbuhan atau tanaman daun yang kuasa dengan berat sekitar 15 gram, basuh hingga bersih, lalu di rebus menggunakan 3 gelas air, tunggu hingga tersisa setengahnya. Setelah hambar di bagi untuk 3 kali minum, masing-masing ½ gelas.
  • Ganglion – makan daun yang kuasa segar sebanyak 7 lembar setiap harinya.
  • Kutil, Cantengan – ambild aun yang kuasa segar seperlunya, basuh bersih lalu di pipis. Bubuhkan pada kutil atau bab kuku yang cantengan, jangan lupa di balut. Ganti 2 kali sehari.
  • Gigitan Binatang Berbisa – gunakan umbi daun yang kuasa secukupnya yang kemudian di tumbuk hingga halus, balurkan pada bab badan yang tergigit binatang berbisa, balut.
  • Kejang Panas pada Anak – sebatang tumbuhan daun yang kuasa di basuh lalu ditumbuk. Air perasannya di tambah sedikit arak, lalu di minum.

0 Response to "BLOG PAGE ONE GOOGLE | Daun Dewa Herbal Bekhasiat Warisan Leluhur"

Post a Comment